Menu dokumentasi

Notifikasi

Watchbell bisa mengirim alert ke Telegram, ke channel Discord, dan sebagai email harian. Ketiganya gratis dan opsional, dan disiapkan di Alerts › Notifications (khusus owner; user lain hanya melihat statusnya).

Apa yang dikirim

  • Telegram dan Discord: satu pesan per run collector, berisi setiap alert yang baru terbuka, masih firing (diulang setiap 6 jam), atau sudah resolved. Usulan dan hasil auto-action juga dikirim ke Telegram (lihat Auto-actions).
  • Ringkasan email: satu email per hari pukul 07:00 di zona waktu Anda: apa yang firing, apa yang resolved, uptime, dan error yang tersimpan selama 24 jam terakhir.

Setiap channel punya tombol Send test, dan sakelar untuk mematikannya tanpa menghapus pengaturannya. Kalau pengiriman gagal, alasannya ditampilkan di bawah channel tersebut.

Telegram

  1. Di Telegram, chat dengan @BotFather, kirim /newbot, lalu ikuti pertanyaannya. BotFather memberi Anda bot token seperti 123456789:AA….

  2. Masukkan token itu ke app/.env lalu restart Watchbell:

    TELEGRAM_BOT_TOKEN=123456789:AA...
    
  3. Buka bot baru Anda di Telegram lalu kirim /start. Untuk grup, tambahkan bot ke grup lalu kirim pesan di sana.

  4. Di Watchbell: Alerts › Notifications › Telegram bot › Connect, tekan Find chats, pilih chat-nya, lalu simpan.

  5. Tekan Send test.

Jaga kerahasiaan token itu: siapa pun yang memegangnya bisa mengirim pesan atas nama bot Anda.

Tombol approval

Dengan tombol approval aktif, pesan usulan mendapat tombol Approve dan Reject, jadi Anda bisa menyetujui perbaikan dari ponsel. Hanya akun Telegram yang sudah Anda tautkan yang bisa memakainya, dan aksi berisiko meminta konfirmasi dua kali.

  1. Di channel Telegram, di bawah Approval buttons, tekan Turn on.
  2. Tekan Show link code lalu kirim /link <code> di chat yang terhubung dalam 10 menit. Kodenya hanya bisa dipakai sekali.

Cara tombol sampai ke laptop

Biasanya Telegram mengirim tekanan tombol ke alamat HTTPS publik (webhook). Laptop tidak punya alamat seperti itu, jadi Watchbell yang self-hosted meminta update baru ke Telegram sendiri (polling) setiap beberapa detik selama tombol approval aktif. Anda tidak butuh alamat publik, tunnel, atau akun tambahan apa pun.

Yang perlu diketahui:

  • Tombol hanya bekerja selama Watchbell berjalan. Tekanan tombol yang dilakukan saat Watchbell berhenti atau laptop sedang sleep disimpan oleh Telegram (sampai 24 jam) dan diproses saat Watchbell kembali.
  • Mengaktifkan tombol menghapus webhook apa pun yang dimiliki bot. Pakai satu bot per Watchbell: kalau bot yang sama dipakai instalasi lain yang mengandalkan webhook, keduanya akan saling mengambil update. Kalau Watchbell menemukan webhook yang tidak dipasangnya sendiri, ia membiarkannya dan mencatat "Telegram has a webhook set; turn approvals on in Alerts → Notifications to switch this install to polling" di log.
  • Selama tombol aktif, Telegram menyerahkan setiap pesan ke Watchbell, jadi Find chats menampilkan chat yang dilihat bot sejak Anda mengaktifkan tombol. Kirim pesan ke bot dulu kalau ada chat yang tidak muncul.
  • Anda selalu bisa menyetujui di halaman Auto-actions sebagai gantinya.

Discord

  1. Di Discord: Channel settings › Integrations › Webhooks › New webhook › Copy Webhook URL.
  2. Di Watchbell: Alerts › Notifications › Discord webhook › Connect, tempel seluruh URL-nya lalu simpan.
  3. Tekan Send test.

URL-nya dienkripsi sebelum disimpan dan tidak pernah ditampilkan lagi. Siapa pun yang memegang URL itu bisa mengirim pesan ke channel tersebut, jadi perlakukan seperti password. Discord menerima pesan yang sama dengan Telegram, tanpa tombol.

Ringkasan email harian

Ringkasan dikirim lewat Resend. Paket gratisnya mengizinkan 100 email per hari; Watchbell mengirim satu.

  1. Buat akun Resend lalu verifikasi domain milik Anda (Resend › Domains). Tanpa domain yang terverifikasi, Resend hanya mengirim ke alamat akun Resend Anda sendiri.

  2. Buat API key dengan Sending access saja (diawali dengan re_).

  3. Tambahkan keduanya ke app/.env lalu restart Watchbell:

    RESEND_API_KEY=re_...
    DIGEST_FROM=Watchbell <noreply@your-domain.example>
    

    DIGEST_FROM harus memakai domain yang sudah Anda verifikasi.

  4. Di Watchbell: Alerts › Notifications › Daily email digest, isi alamat tujuan lalu simpan.

  5. Tekan Send test.

Bahasa

Setiap channel punya bahasanya sendiri: English atau Bahasa Indonesia. Pilih di samping channel-nya. Ini hanya mengubah apa yang dikirim Watchbell; web console tetap dalam bahasa Inggris.

Aturan senyap

Aturan ini bawaan dan tidak bisa diubah. Aturan ini menjelaskan kenapa sebuah pesan mungkin tidak sampai:

  • Selama CollectorStale firing (collector berhenti berjalan), tidak ada alert lain yang dikirim, karena datanya sudah basi.
  • Database yang di-pause membungkam MonitorDown dan HighLatency untuk aplikasi yang terhubung dengannya.
  • Sebuah alert baru resolved setelah 2 pengecekan berturut-turut berhasil, jadi situs yang naik-turun tidak membuat Anda dihubungi dua kali.
  • Alert di dalam maintenance window sama sekali tidak dibuka (lihat Halaman › Uptime).
  • Alert yang di-silence tidak mengirim apa pun sampai masa silence-nya berakhir.

Kalau tidak ada yang sampai sama sekali, lihat Troubleshooting.